Akhirnya Rajuddin Sagala “Gusur” Hendrik Sitompul dari Ketua Pansus Produk Halal

Sentralberita| Medan~Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan melakukan kocok ulang untuk jabatan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Produk Halal dan Higienis,Senin (16/1).
Hal ini dilakukan, setelah terjadi kesalahan mekanisme pemilihan karena menetapkan Hendrik Halomoan Sitompul jadi Ketua Pansus,tapi akhirnya harus “ dilengserkan” saat itu.
Dalam pemilihan tersebut akhirnya terpilih Rajudin Sagala menjadi Ketua Pansus Produk Halal dan Higienis.Dari 9 Fraksi di DPRD Kota Medan hanya 2 fraksi yang absen,yakni; Fraksi Hanura dan Fraksi Gerindra.
Pemilihan yang dipimpin Burhanudin Sitepu,Wakil Ketua DPRD  Kota Medan saat itu menimbulkan perdebatan.
Pasalnya,saat itu dilakukan pengusulan unsur Wakil Ketua Pansus dari masing-masing fraksi.
Namun hal ini dilakukan penolakan karena pengusulan tersebut terjadi pergantian nama anggota pansus yang telah ditetapkan dalam paripurna yang pernah digelar.
” Kita telah melakukan paripurna pengesahan Pansus Produk Hala dan Higienis.Jika dilakukan pergantian,maka harus dilakukan paripurna ulang,”ucap Boydo HK Panjaitan saat itu.
Salman Alfarisi,anggota pansu lainya saat itu mengusulkan agar nama-nama yang disampaikan jangan dilakukan menjadi unsur pimpinan.
“ Jangan dulu nama-nama yang diusulkan ini dijadikan Wakil Ketua,kita harus mengelar dulu paripurna baru nanti kita sampaikan,” ucapnya.
Yang menjadi polemik dalam pemilihan tersebut berasal dari Fraksi Pernas melalui Maruli Tua Tarigan,anggota Pansus mengusulkan nama yang baru. “ Untuk Fraksi Pernas kami usulkan saudara Beston masuk dalam pansus produk higinies,tapi sekarang kami mengantinya dengan saudara Deni Maulana Lubis,”ucap  Maruli.
Imbasnya,tak ingin timbul perdebatan dan terulang keributan seperti yang pernah terjadi di paripurna,tim anggota pansus saat itu meminta adanya surat secara resmi dari Fraksi Pernas.
Sedangkan,Modesta Marpaung,dari Fraksi Golkar saat itu mengusulkan nama Ilhamsyah,tapi hal ini ditolak setiap anggota pansus yang hadir saat itu agar mengusulkan nama yang telah diparipurnakan.
Tengku Eswin pun saat itu langsung angkat bicara yang menyetujui pendapat fraksi. “ Kami tidak ingin terus berpolemik karena telah dilakukan paripurna,maka kami kepada yang awal saja,tetap saya sendiri,”katanya.
Umumnya,kalangan anggota pansus tidak menyetujui adanya pengangkatan Wakil Ketua,serta pergantian tim pansus tersebut.” Jangan terjadi pergantian pansus ini karena kita sudah melaksanakan paripurna,” ucap Herri Zulkarnaian saat itu.
“ Jangan dulu kita mengangkat pimpinan biarkan dulu menjadi anggota nanti pada paripurna kita sampaikan,”tambah Salman.
Hal yang sama juga disampaikan,Irsal Fikri dari Fraksi PPP yang mengingatkan anggota pansus tidak mencederai paripurna yang telah dilaksanakan.
“ Kita telah mengambil satu keputusan melalui paripurna yang sangat kita agungkan,tapi jangan kita mencoret wajah kita sendiri dan jangan sampai kita nanti dibilang membelo,”katanya.
Tak ingin berkutat diperdebatan akhirnya dari keputusan tersebut diusulkan nama-nama yakni; Fraksi Golkar,Tengku Eswin,Fraksi Gerindra Waginto,Fraksi Hanura,Ratna Sitepu,Fraksi PPP,Zulkifli Lubis,Fraksi PDI Perjuangan,Boydo HK Panjaitan,Fraksi PAN,Bahrumsyah,Fraksi Pernas,Beston Sinaga,Fraksi Demokrat,Hendrik Sitompul.(SB/01)

Comments

Tinggalkan Balasan