DPRD Medan Miliki Fasilitas Wah, Kinerja Bah..

 mobil3Sentralberita| Medan~ Bila memperhatikan fasilitas dan sarana pendukung kinerja yang dimiliki 50 anggota DPRD Medan cukup mewah. Wajar saja muncul dibenak kita kinerja mereka pasti menggembirakan. Tapi, dugaan itu ternyata meleset, kinerja wakil rakyat itu jauh dari harapan.   
 
Kemewahan itu bukan itu saja, seperti berkantor di gedung mewah bernilai 90 M dan masing masing anggota dewan memiliki fasilitas ruangan pribadi. Selain itu, masing masing memiliki mobil pribadi jenis Inovva dan Camry sejak duduk selaku dewan pada September 2014 lalu.
 
Lantas, fasilitas mewah itu bukan disitu saja, buktinya pada September lalu, masing masing pimpinan dewan, pimpinan Fraksi dan pimpinan Komisi (kecuali pimpinan Komisi D) mendapat mobil baru jenis Toyota Innova Tahun 2016. Tentu saja “hadiah” itu menimbulkan penilaian miring dan pro kontra.
 
Sebelumnya , kinerja 50 anggota DPRD Medan menjadi sorotan dan patut dipertanyakan. Dimanan, sejumlah pengaduan warga dan pembahasan ranperda ditangani secara lambat. Begitu juga pembahasan sejumlah agenda banyak yang tertunda karena minimnya tingkat kehadiran dewan. Seperti pembahasan ranperda, rapat paripurna dan jadwal rapat dengar pendapat (RDP).
 
Begitu juga soal intensitas tingkat kehadiran dan masa kerja dewan yang hanya  memiliki hari kerja pada Senin, Selasa dan Rabu. Sedangkan Kamis dan Jumat, kantor DPRD Medan kerap kosong tanpa aktifitas. Dewan kerap melakukan perjalanan dinas ke luar kota setiap minggu ibarat group band tour antar kota. Tentu saja banyak tugas yang terbengkalai.
 
mobil-dprdTerkait mobil dinas, Ketua Komisi D DPRD Medan H Sabar Syamsurya Sitepu S.I.Kom kepada wartawan, Senin (10/10) di gedung dewan sangat menyayangkan kebijakan pimpinan dewan.
 
Tidak sepantasnya anggota dewan saat ini memiliki mobil dinas baru. Karena masih banyak keperluan anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan infrastruktur khususnya mengatasi jalan rusak dan banjir.
 
“Seharusnya pembelian mobil dinas dibatalkan, karena masih banyak kepentingan yang lain menyangkut kepentingan rakyat. Jalan rusak dan kemiskinan yang masih banyak di kota Medan,” turur Sabar seraya menyebut jika pun ditawari mobil dinas akan menolaknya mengingat masih banyak kebutuhan yang lebih penting.      
 
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga SE ketika dimintai tanggapannya mengatakan, benar ada penambahan mobil dinas baru namun terbatas. Penambahan itu sebagian untuk mengganti mobil lama sekaligus untuk mobil pull di sekretariat dewan.
 
Dengan pergantian mobil baru, Ihwan berharap dapat menunjang peningkatan kinerja seluruh anggota dewan. Begitu juga dengan mobil lama sudah diserahkan kepada bagian asset Pemko Medan. “Kita juga berharap bagian asset dapat transpasan terkait keberadaan asset mobil,” ujar politisi Gerindra ini.(SB/01)
 
 
 

Comments