Banyak Dengar Pengalaman Mualaf Jadi Pelajaran Berharga Brandon Toporov

mualaf-ilustrasi-_140113213747-513Sumutdaily | Medan ~ Setelah mengalami pergulatan panjang terkait keimanan Kristen dan Trinitasnya Toporov, mulai bersentuhan dengan Islam. Pada November 2002, Toporov untuk pertama kalinya mulai membaca terjemahan Alqur’an. Dan terjemahan yang ia baca adalah terjemahan yang sebenarnya, bukan yang ditulis oleh non-Muslim untuk tujuan menyesatkan masyarakat barat.
Toporov mengakui tidak bisa menjelaskan perasaannya dengan kata-kata yang mampu menggambarkan efek dari buku ini. Seperti magnet yang sama menariknya membaca Injil ketika ia masih muda. Baginya Alqur’an memberikan bimbingan otoritatif dari semua pertanyaannya selama ini. 
Alquran-lah yang menariknya mengenal Yesus atau Isa yang sesungguhnya. Karena, menurutnya pesan Qur’an sangat kuat dan lugas dengan perkataan otentik Yesus seperti di dalam Injil.
“Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Alkitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: ‘Hendaklah kamu menjadi penyembahku, bukan penyembah Allah.’ Akan tetapi (dia berkata): ‘Hendaklah kamu menyembah Allah, karena kamu selalu mengajarkan Alkitab dan karena kamu mempelajarinya.’ (79). Dan (tidak mungkin pula baginya) menyuruhmu menjadikan Malaikat dan para Nabi sebagai Rabb. Apakah (patut) dia menyuruhmu berbuat kekafiran di waktu kamu menjadi Muslim (80).” (QS. Ali Imran: 79-80).
“Saya menjadi Islam, Alhamdulillah, setelah tiga dekade ketidakpuasan, kegelisahan dengan pemahaman Kristen yang sangat konvensional,” ujarnya. Meskipun Toporov telah mendengar banyak cerita terkait pengalaman para mualaf sejak ia memeluk Islam pada 2003, tapi belum pernah ia menemukan mereka mengutip ayat Alkitab sebagai jalan menuju Alquran. 
“Inilah yang terjadi padaku,” kata Toporov.
Kini Toporov yang tinggal dan menetap di Boston, Massachusetts. Setelah akhirnya ia mantap memeluk Islam pada 20 Maret 2003 kini Toporov menulis buku-buku tentang Islam kepada non-muslim yang ingin mengenal Islam lebih jauh seperti dirinya. Yang menarik adalah Toporov menggunakan dasar Alkitab atau Bible untuk menunjukkan bukti kebenaran Islam. Termasuk ia menjabarkan status Yesus (Isa AS) dalam ayat-ayat dianggap asli dari perkataan Yesus.

 (ROL/SB ~ 01)

Comments