Atlet PPLP Sumut Harapan Lahirkan Atlet Berprestasi

husMedan, (Sentralberita)- Sejumlah 151 pelajar dari 21  Kabupaten/Kota mengikuti seleksi calon atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumatera Utara, tahun ajaran 2016/2017, dimulai 22 hingga 25 Mei mendatang.

Seleksi atlet PPLP Sumut tahun ajaran 2016/2017, diikuti peserta dari 8 cabor yakni Sepakbola (33 orang), atletik (43 orang), gulat (20 orang), tinju (6 orang), bola voli (4 orang), pencak silat (23 orang), karate (19 orang), dan angkat besi (3 orang). Sedangkan tiga cabang lainnya (Judo, bulutangkis dan renang) tidak merekrut atlet tahun ini.

Kadispora Sumut, H Baharuddin Siagian SH MSi mengapresiasi kegiatan seleksi atlet. Hal itu ditandai dengan banyaknya jumlah peserta yang merupakan utusan dari sejumlah kabupaten/kota. Ia berharap, para atlet PPLP nantinya merupakan harapan besar bagi capaian prestasi olahraga Sumut. “Bagi kalian yang nantinya lolos seleksi, selajutnya akan dibina. Kita harapkan kalian bisa membawa nama baik Sumut,dan bermanfaat untuk diri sendiri, daerah, baik di tingkat nasional maupun internasional. JIka bisa tercapai, hal ini tentunya menjadi kebanggaan kita bersama.” ujar Kadisporasu pada acara pembukaan seleksi atlet di PPLP Sumut, Jalan Pembangunan No 7 A Medan Sunggal, Senin (23/5) pagi.

Ia menjelaskan, Pembinaan di PPLP Sumut selama ini berjalan dengan baik dan terprogram. Selain ditempa menjadi atlet berprestasi, mereka juga diajarkan bersikap disiplin, akhlak mulai, karakter dan jiwa sportif. Diakuinya di PPLP ini juga pembinaannya terpola, karena semua program kerjanya telah disusun dengan sebagai mana mestinya. Baik itu mencakup sekolah, latihan, kesehatan, istirahat hingga gizi para atlet atlet.

“Jadi saya tegaskan kepada suluruh atlet jangan sekali – kali melanggar aturan PPLP. Kalau saya temukan langsung ada atlet yang melanggar aturan di sini, akan saya keluarkan tanpa surat peringatan. Mudah – mudahan kalian bisa jadi atlet potensial dan berguna bagi diri sendiri, orangtua, serta negara,” ucap Baharuddin yang juga ketua Bapopsi Sumut ini.

Pria yang akrab disapa Bahar ini juga berpesan kepada atlet yang lolos untuk tidak cepat berpuas diri, dan bagi yang tidak lolos untuk terus berlatih secara rutin meskipun tidak berada di PPLP. “Bagi yang lulus atau tidak, tetap jadilah atlet yang bisa menjadi pioner di daerahnya masing – masing. Jangan pernah menyalahgunakan teknologi yang bisa merusak budaya dan mental kalian, seperti halnya narkoba,” pesan Bahar.

” Tentu jika ada kemauan, disitu pasti ada jalan. Berlatih tidak harus di PPLP. Bagi yang tidak lolos kalian harus memiliki motivasi sendiri, bahwa kalian harus bisa kalahkan atlet PPLP. Kalian harus terus berjuang, tetapi sportifitas tetap harus dijunjung tinggi. ” tambahnya.

Bahar juga berharap kepada seluruh tim penilai yang berasal dari sejumlah Pengprov dan Unimed, untuk bersungguh – sungguh dalam memberikan penilaian, serta berdasarkan kriteria dan klasifikasi syarat – syarat yang telah ditetapkan. “Saya ingin mengingatkan kepada panitia dan seluruh Pengprov, nilailah mereka secara sungguh – sungguh dan objektif. Lakukanlah sesuai dengan klasifikasi cabor dan luluskan bagi mereka yang mencapai nilai standar kelolosan,” harapnya.

Binpres KONI Sumut, Drs Misnan MKes mengapresiasi baik pelaksanan seleksi tersebut. Dirinya berharap melalui proses kali ini bisa menghasilkan calon bibit – bibit berkualitas. Sehingga ke depan, tidak lagi menyulitkan pelatih selama pembinaan di PPLP. “Jadi saya berharap seleksi bisa kita jalankan secara optimal, sehingga kita peroleh bibit unggul dari tingkat pelajar.” Harap Misnan.

Dirinya juga berpesan kepada tim seleksi menghindari adanya atlet titipan. Sehingga tujuan untuk mencari bibit potensial benar – benar terwujud.

” Tidak usah ada atlet titipan. Karena nanti yang susah barangkali pelatihnya sendiri. Mereka yang ikut tahun ini juga terlebih dahulu melalui proses seleksi di daerah. Otomatis dia adalah calon atlet terbaik Sumut, yang bisa mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kejuaraan nasional dan internasional.” Pesan Misnan.

Dikatakannya, Pada PON 2016 di Jawa Barat, Sumut mengikuti 32 cabor, dengan kekuatan 312 atlet. Dari jumlah tersebut tidak terlepas dari sumbangsih para alumni PPLP Sumut, seperti atlet sepakbola, atletik, gulat, angkat besi, voli putra/putri, pencak silat, maupun judo. “Jadi kalau memang kalian lulus, terus berlatih sehingga kalian nanti  bisa menjadi kebanggaan atlet PON Sumut. Namun, bagi yang tidak lolos jangan frustasi dan putus asa. Karena jalan meraih prestasi tidak hanya di PPLP. Masih banyak jalan lain. Yang penting jika kita giat dan berusaha berlatih dimanapun, mudah – mudahan sukses juga,” ucapnya.

Ketua panitia seleksi, Drs Mazrinal SE MAP melaporkan tujuan pelaksanaan seleksi untuk mendapatkan atlet pelajar berbakat dan potensial yang ada di daerah. Selain itu dalam rangka pembinaan, pengembangan dan peningkatan prestasi atlet untuk selanjutnya dibina di PPLP.

Lebih lanjut dikatakannya, tahun ini jumlah peserta lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Mengingat tahun ini proses seleksi lebih spesifik dan disetujui melalui rapat bersama Pengprov cabor. “ Untuk tahap tes fisik juga lebih spesifik. Artinya, jika tahun ini posisi striker kosong, kita hanya buka pendaftaran bagi pelajar yang berposisi sebagai striker. Begitupun tes fisik sepakbola tidak sama dengan atletik. Tahap tes kesehatan kali ini juga ada tes narkoba. Jadi, tiap tahun kita berusaha untuk menyempurnakan seleksi ini lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujar Mazrinal yang juga Plh Kabid Keolahragaan Disporasu.

Adapun tahap – tahap seleksi yang harus dijalani seluruh atlet, antara lain, Administrasi (22 Mei), tes keterampilan cabang olahraga (23 Mei), tes kemampuan fisik ( Vo2 Max, Sprint, Shuttle run, Vertical Jump, Sit up, Push Up dan kelenturan 24 Mei), Tes Psikologi serta kesehatan. (25 Mei). (Joko Saputr (SB/01)

Comments

Tinggalkan Balasan