DPRD Sumut Apresiasi Popdasu

bah

Medan, (Sentralberita)- Wakil Ketua Komisi E DPRD Sumatera Utara (Sumut) Ir H Zahir MAP mengapresiasi kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah Sumatera Utara (Popdasu). Even yang dimotori Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) H Baharuddin Siagian SH MSi ini sangat positif guna merangsang para pelajar untuk berolahraga.

“Kegiatan ini sangat baik untuk anak-anak sekolah. Apalagi waktunya sudah disesuaikan dengan jadwal belajar,” ujar Ir H Zahir MAP didampingi Kadisporasu H Baharuddin Siagian SH MSi saat meninjau pertandingan atletik di Stadion Unimed, Rabu (18/5) sore.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumut itu menegaskan, olahraga sangat positif bagi pelajar. Yang pertama,  untuk kesehatan, kedua prestasi, ketiga mengurangi kegiatan yang tidak bermanfaat.

Menurutnya, banyak mahasiswa dan pelajar yang terlibat narkoba karena banyak waktu mereka yang kosong. “Olahraga obat penyakit masyarakat khususnya anak muda,” tegasnya.

“Makanya, kita berterimakasih kepada Kadisporasu Baharuddin Siagian karena ketika beliau menjabat, aktifitas olahraga semakin gencar terutama dalam kegiatan Popdasu,” tambah Zahir.

DPRD Sumut juga sangat mendukung anggaran untuk olahraga dari mulai pengadaan sarana khususnya sport center hingga untuk berbagai even dan persiapan atlet.

“Kita juga berharap, dengan semangat Popdasu akan memberi stimulan ke Pemkab dan Pemko untuk menyiapkan sarana dan pra sarana olahraga di daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, H Baharuddin bersama H Zahir hadir untuk memotivasi dan mensupport atlet khususnya dari Kabupaten Batubara, yang merupakan daerah asal mereka.
“Kita berharap Batubara sebagai salah satu kabupaten muda bisa mengukir prestasi. Semangat ini juga harus dimiliki atlet pelajar dari daerah lainnya,” tegas Baharuddin.

Dalam.kesempatan itu, Baharuddin berharap Popdasu menjadi momentum bagi kita bagaimana mengemas dan membenahi olahraga. Langkah itu harus dimulai dari daerah. Pemkab atau Pemko melalui Dinas Pemuda dan Olahraga atau dinas terkait, harus melakukan pemetaan atau mapping kekuatan olahraga di daerahnya masing-masing.
Misalnya, Batubara potensinya olahraga kelautan seperti voli pantai dan dayung. Karo atletik dan lainnya. “Kalau sudah ada mapping potensi di daerah, pembinaan akan lebih mudah dan terarah,” tegasnya. (SB/01)

Comments

Tinggalkan Balasan