Ungkapan Taubat Hangat di Rakerda Percasi Sumut

pemberian penghargaan menandai pelantikan Percasi Sumut, Sabtu (foto-SB/01)
pemberian penghargaan menandai pelantikan Percasi Sumut, Sabtu (foto-SB/01)

Medan, (Sentralberita)-Usai dilantik, Pengurus Percasi Sumut priode 2015-2019 langsung melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Parlindungan Purba sebagai ketua membuka dialog, Sabtu (19/3/2016) Hotel Aston Medan, setelah Perry Iskandar membacakan program yang sudah dirancang.

Peserta yang juga dihadiri Pengurus Percasi Kabupaten/kota secara bergantian menyampaikan saran dan tanggapannya agar Percasi Sumut lebih baik ke depan. Hendrik Maha yang merupakan salah seorang atlet senior mengungkapkan berbagai permasalahan, sehingga Provinsi Sumut saat ini prestasinya tertinggal dibanding daerah lain.

“ Padahal dulunya, daerah ini gudangnya pecatur , hampir di semua kapupaten kota memiliki pecatur-pecatur handal, tapi sekarang banyak atlet Sumut pindah ke provinsi lain, karena perhatian dan kepedulian nyaris tidak ada, belum lagi minimnya kejuaraan sehingga sulit saat ini muncul atlet junior yang berprestasi,”ujar Hendrik Maha.

Atlet senior lainnya juga menyampaikan keherenanya Percasi Sumut dengan Percasi daerah provinsi lainnya. Menurutnya, Provinsi lain, jika ada atlet seniornya yang berhak mendapatkan gelar, pengurus percasinya yang sibuk mengurus. Sumut, sudah atletnya keluar, habis lagi waktunya mengurus dan tak berhasil juga.

“Padahal bagi kami yang senior ini, sangat bangga jika mendapat gelar dalam dunia catur sesuai dengan tingkatannya masing-masing,”ujar atlet yang sudah banyak bepergian ke luar negeri ini.

Dari berbagai permasalahan yang terungkap, Hendrik Maha menginginkan perlunya dilakukan taubat. “Kita semua terutama Percasi Sumut bertaubatlah,”ujarnya seraya mengaku yang harus dikejar adalah prestasi.

Diringi tepuk tangan, spontan Ketua Percasi Sumut Parlindungan  Purba dari depan menjawab,”ya kita taubat agar catur Sumut ini berprestasi ke depan,”ujarnya disambut tepuk tangan  lebih riuh. Kita belum berakhir kesempaten memperbaiki masih ada, tambahnya.

Usulan lainnya seperti agar dilakukan pendekatan ke sekolah-sekolah dalam upaya mecari bibit, memperbanyak kejuaraan dan berbagai program  diperlukan   web site  Percasi Sumut.

”ya kita memang harus ada web site dalam waktu dekat ini akan ada itu, sehingga bisa diakses tetang kehidupan catur, saya sangat esetuju,”katanya.(SB/01)

Comments

Tinggalkan Balasan